Pelatihan dan Pendampingan PMO (Pengawas Menelan Obat) dalam Minimalisasi Penyebaran Tuberkulosis Paru di Kabupaten Ponorogo

Penyakit Tuberculosis (TB) merupakan penyakit yang berbahaya dan mematikan, akan tetapi dapat segera disembuhkan jika penderitanya rajin minum obat. TB Paru merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis. Penanggulangan Tuberkulosis (TB) Paru di Indonesia menggunakan strategi DOTS (Directly Observed Treatment Shortcourse) yang direkomendasikan WHO sejak tahun 1995.

Penemuan penderita TB Paru dalam strategi DOTS dilakukan secara pasif (passive case finding). Penjaringan tersangka TB Paru dilaksanakan hanya pada penderita yang berkunjung ke unit pelayanan kesehatan terutama Puskesmas sehingga penderita yang tidak datang masih menjadi sumber penularan yang potensial.

pak aan1

Pengabdian masyarakat merupakan bagian integral tri dharma perguruan tinggi yang dalam pelaksanaannya tidak terlepas dari dua dharma yang lain serta melibatkan segenap sivitas akademik salah satunya dilakukan oleh dosen. Salah satu pengabdian pada masyarakat ini merupakan sosialisasi minimalisasi penularan Tuberculosis di Puskesmas Badegan Kecamatan Badegan, Kabupaten Ponorogo. Melalui pengabdian masyarakat, Fakultas Ilmu Kesehatan hadir ditengah-tengah masyarakat.

pak aan

Berhubung masih kurangnya pemahaman PMO (Pengawas Menelan Obat) mengenai peran dan tugas yang harus dijalankan sebagai seorang PMO (Pengawas Menelan Obat) maka Sulistyo Andarmoyo, S. Kep., Ns., M.Kes bersama Tetik Nurhayati, S. Kep., Ns. mengadakan pengabdian masyarakat di Wilayah Kerja Puskesmas Badegan Ponorogo.

“Kegiatan ini sebagai upaya tindak lanjut terhadap kegiatan Pelatihan dan Pendampingan PMO (Pengawas Menelan Obat) dalam minimalisasi penyebaran Tuberkulosis Paru di Kabupaten Ponorogo yang telah dilakukan maka akan direncanakan pelatihan dan pendampingan kepada masyarakat untuk pemberian pengetahuan tentang penyakit tuberkulosis paru,” ujar Sulistyo Andarmoyo.IMG-20151021-WA0001

Hasil kegiatan menunjukkan bahwa Pemahaman PMO (Pengawas Menelan Obat) belum maksimal mengenai beberapa hal penyakit Tuberkulosis seperti pemahaman penyakit tuberkulosis, Peran dan tugas mereka sebagai PMO (Pengawas Menelan Obat), dan beberapa faktor yang memengaruhi kejadian tuberkulosis .

Sulistyo Andarmoyo menambahkan, diperlukan upaya pendampingan secara berkala dan berkelanjutan kepada PMO (Pengawas menelan Obat) dalam meningkatkan pengetahuan dan pemahaman penyakit tuberkuosis.

IMG-20151021-WA0000